Wednesday, March 25, 2009

Kuliner Ndeso....

Tiwul….lan konco-kancane

 

 

http://tbn2.google.com/images?q=tbn:7k3q38i6EqzflM:http://farm2.static.flickr.com/1253/1416989332_435c49709d.jpg%3Fv%3D0

 

 

Makanan yang masih ( selalu ) dipandang inferior dibandingkan yang lainnya, mungkin karena warisan predikat yang melekat bahwa kalo makan tiwul  ( dan aking ) berarti sudah melarat, Wah kalo itu kan masalah politis - Jaga Gengsinya Para Pemimpin Negeri yang Malu kalo sampai ada rakyatnya yang sudah makan Tiwul ( aking ) , lha kalo itu masalahnya , mbok ya dibikin kebijakan Harga sembako murah tapi harga pembelian gabah/sembako lainya  ditingkat petani tetap tinggi ( Maunya mBilung ) , berarti Subsidi dibidang pertaniaan ( selama ini masih kecil ) . Subsidi harusnya diberikan kepada  yang berhak menerima , bukannya kehidupan / bisnis orang kaya yang diberikan subsidi ( BBM, Listrik, BLBI )   Ini bukan Kritik / tanggapan atas materi iklan salah satu partai politik lho ( takut ) ,

Wis lah tidak usah ngalor ngidul ke ranah politik , gak jelas blasss..kembali ke laptop …tiwul maksudnya, yaitu  bahwa  semakin beragam pemenuhan kebutuhan pangan pokok  , katanya akan lebih baik. Ya makan beras, makan tiwul, makan nasi jagung, makan roti , makan daging, makan ikan, makan tempe/tahu wis komplit pokoke …yang mampu tentunya…..asal jangan makan aking  karena  sudah keterlaluan , kalo begini memang pemerintah / Negara harus turun tangan…

Aku sendiri melihat gambarnya tiwul dan sawut di atas  saja langsung terbayang kenikmatannya apalagi pas jam 11-an begini , kepengin banget terbayang juga suasana ibu-ibu yang jual tiwul di pinggir pasar / jalan yang berbentuk kerucut ( dicetak dengan kukusan – anyaman bambu ) …apa lagi dengan pasukan lengkapnya Gatot, Cenil, Ciwel , Sawut….plus parutan kelapa mestinya  …Makyuss..bener

 

 

Salam Tiwul…

 

"sws"

7 comments:

Kristiani said...

nek aku, orang mo bilang tiwul,gatot pangane wong mlarat aku tetep SUKA aliyas DOYAN...ueenak tenan.
Mas,di t4 njenengan ada gak tiwul gatot and temen2nya? nek ora ono dolana neng gunung putri..

Anonymous said...

saiki ono bisnis baru tiwul instan mbong, malah pasaran sampai supermarket, kalau menarik ayo bisnis tiwul instan wae..

Anonymous said...

#Yd : Lha kuwi kan juraganne saka blitar merangkap konsultan dan kreditur Bung Tedj. ( sumber : Kontan Minggu wingi )
#Kris : halo Dik..untuk tiwul mudah ditemukan, tapi untuk gatot yang susah..apalagi tape gapleknya...
matur nuwun kalo ada kesempatan tak dolan di Gunung Putri , secara ada juga keponakan yang di situ

Anonymous said...

Gak usah adoh2 bos, neng cedak sekolah Marsud Kemang kae ono seng dodol tiwul, suk nak pas methuk setu kae golekono ibu2 gowo bakul dodolan tiwul, gatot, ketan item dsb hehe..

Lumayan go tombo kangen karo tiwul hehe..tak pesen ke po?

Anonymous said...

gatot opo sing isoh mabur rin?

Kristiani said...

Mbak Rin, aku melu nggolek yo...kok enak temen yo neng jakarta isoh golek tiwul,gatot dan kawan2nya..neng gunung putri ndadak tuku lho

Anonymous said...

#Yudi - tak takon anakku sek yo jawabane hehe..ketoke wingi dia yo ngei pertanyaan yang sama
#Mbak kris - beli di G Putri lebih mahal soale seng dituku bukan tiwulnya tapi pemandangannya hehe