Thursday, January 8, 2009

Napak Tilas...


Maap prend kalo fotonya kurang 'dramatis' hehehe..

Itu lapangan tempat kita biasa main volley karo udan2an..
Maaf Bung Tedjo kalau salah warung soale sdh berubah juga, dan pas ambil foto ada yang melototin dari warung sebelah hehe dikira 'papparazi' mungkin ya..
Area pintu masuk dulu masih ada pohonnya, tempat nongkrong pas bubaran sekolah, sekarang berubah walau warungnya makin melebar dan sebelahnya pom bensin gede banget...

Cerita soal kota Klaten - walau bukan kota kelahiran,  kota cilik tapi ngangeni, ya suasananya, ya jajanannya yang enak dan murah, bergizi pula : ada urap, nasi lethok, ikan wader tepung goreng, wajik yang manisnya bisa pas dan pure tidak pake bahan pengawet, gethuknya legit, tempenya beda banget dengan buatan Jakarta dan yang tidak ketinggalan karaknya...,orang-orangnya pun jelas masih keliatan ramahnya, tenang dan mau menerima perbedaan dalam masyarakat....itu sejauh pantauan yang saya lihat sendiri...untunglah tidak terlalu jauh dari Jakarta, hanya 14 jam dengan kendaraan pribadi, mungkin bisa ditempuh 10 jam kalau tidak membawa anak-anak...dengan transportasi udara hanya 50 menit di atas pesawat, yang lama justru di Bandara Cengkarengnya...

Pulang kemarin rasanya jadi beda dari tahun-tahun sebelumnya...

Yang jelas disepanjang jalan terpampang foto-foto para caleg, termasuk salah satu teman kita Ibu Indar dengan wajah yang penuh harapan untuk kota kita tercinta...sukses untuk Ibu...

Sekian dulu sharingnya...selamat bekerja kembali...

R-
______________________________________________________________________________  The DAI email disclaimer can be found at http://www.dai.com/disclaimer. 

2 comments:

Anonymous said...

ya, memang sekolah kita dari dulu ngga berubah terutama yang dikraguman, masih ada lap.voli, kandang sepeda, warung tempat nongkrong...

Anonymous said...

Sayang ya skrang pemandangan sekolah kulon terhalang oleh Pom Bensin, untunglah lapangan dan pohon bambu nya masih ada juga..

Jadi wingi gak sido pul kamp ya yud?..